You need to enable javaScript to run this app.

Projek 1 - Bangunlah Jiwa dan Raganya (Stop perundungan)

Projek 1 - Bangunlah Jiwa dan Raganya (Stop perundungan)

Projek 1 TP 2023/2024 SMPN 54 BATAM
Membahas tentang perundangan dengan tema bangunan jiwa dan raganya

Meliputi semua pendapat yang ada bullying berarti penggertak, orang yang
mengganggu yang lemah,menyakat yang artinya mengusik (supaya menjadi takut,
menangis, dan sebagainya), merisak secara verbal, dengan tujuan
untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus beserta jenisnya ialah

● Bullying fisik
Sebuah perundungan yang di lakukan dengan melibatkan fisik pelaku dan korban
Seperti memukul, menampar, dan menendang.

● Bullying verbal
Bullying ini di lakukan dengan sebuah ucapan. Seperti mengatai orang tersebut atas fisiknya, ekonomi nya, dan kemampuannya.

● Bullying Non-verbal
Bullying non-verbal ini dilakukan dengan melakukan gerakan kecil yang merendahkan. Seperti menatap dengan sinis, menjulurkan lidah, dan memberikan ekspresi merendahkan.

● Bullying sosial
Perundungan ini di lakukan dengan melibatkan kehidupan sosial, jenis ini dapat di lakukan dengan mengucilkan, menjahui, mengasingkan, atau sekarang lebih dikenal sebagai main sirkel sirkelan.

● Cyber bullying
Perundungan jenis ini di lakukan tidak secara langsung namun secara online, biasanya ini terjadi dengan menyebarkan hoax di media sosial, menyebarkan video intimidasi, dan sebagainya.

● Pelecahan seksual
Ini adalah suatu bentuk perundungan yang bertujuan pada bagian intim tubuh manusia. Biasanya pelecehan seksual terjadi secara langsung dan sudah direncanakan oleh pelaku dari jauh-jauh hari, yang dimana tempat terjadinya pelecehan seksual biasanya di tempat-tempat yang jauh dari jangkauan orang dan tempat yang sepi.

Dampak Bullying Bagi Korban, yaitu:
1. Kehilangan kepercayaan diri atau rendah diri
2. Meningkatnya self-criticism atau kritik
3. Mulai mengisolasi diri
4. Kesehatan mental yang buruk, gangguan kecemasan (anxiety), depresi, kesulitan untuk tidur, dan bahkan perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm).
5. Pikiran untuk bunuh diri
6. Gangguan Tidur
7. Tidak Bisa Bersosialisasi
8. Prestasi belajar menurun.
9. Bully-victim atau melakukan tindakan balas dendam

Dampak yang pelaku dapatkan yaitu
Sang pelaku akan merasakan masalah mental serta pikiran yang kacau, membuat sang pelaku akan terbiasa atas perilaku yang ia lakukan dan menganggap bahwa itu adalah perilaku yang biasa

Pencegahan bullying, yakni
1. Sosialisasi tentang Bullying
2. Komunikasi dalam Keluarga
3. Menciptakan Budaya Anti Bullying pada Remaja di Sekolah
4. Meningkatkan Harga Diri Anak
5. Mengajarkan kepada Remaja tersebut Cara Menghadapi Bullying Tepat dan Tegas

Kesehatan mental
Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki Kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari Potensinya Sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan di hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja Secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi Kepada komunitasnya.
Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita. berada dalam keadaan tentram dan tenang. Sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan Sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Seseorang dengan mental ini dapat menjalani hidup dengan baik. Sebaliknya orang yang bermental buruk/terganggu akan mengalami gangguan Suasana hati. Serta kendali emosi yang dapat mengarah pada perilaku buruk. Penyakit mental dapat menyebabkan Masalah dalam kehidupan sehari-hari namun juga penurunan prestasi.

Jenis masalah kesehatan
1. Stress
Stres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi
maupun mental.
Seseorang yang stres biasanya akan tampak gelisah, cemas, dan mudah tersinggung. contoh dampak stres terhadap perilaku seseorang:
● Menjadi penyendiri dan enggan berinteraksi dengan orang lain.
● Enggan makan atau makan secara berlebihan.
● Marah-marah, dan terkadang kemaharan itu sulit dikendalikan.
● Menjadi perokok atau merokok secara berlebihan.
● Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
● Penyalahgunaan obat-obatan narkotika.

Cara mengatasi nya adalah
● Belajar menerima suatu masalah yang sulit diatasi atau hal-hal yang tidak dapat diubah.
● Selalu berpikir positif dan memandang bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup ada hikmahnya.
● Meminta saran dari orang terpercaya untuk mengatasi masalah yang sedang dialami.
● Belajar mengendalikan diri dan selalu aktif dalam mencari solusi.
● Melakukan aktivitas fisik, meditasi, atau teknik relaksasi guna meredakan ketegangan
emosi dan menjernihkan pikiran.
● Melakukan hal-hal baru yang menantang dan lain dari biasanya guna meningkatkan rasa percaya diri.

2. Gangguan kecemasan
Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologis ketika seseorang mengalami rasa cemas berlebihan secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan
sehari-harinya.
Bagi sebagian orang normal, rasa cemas biasanya timbul pada suatu kejadian tertentu saja,
misalnya saat akan menghadapi ujian di sekolah atau wawancara kerja. Namun pada penderita
gangguan kecemasan, rasa cemas ini kerap timbul pada tiap situasi. Itu sebabnya orang yang mengalami kondisi ini akan sulit merasa rileks dari waktu ke waktu.
Gejala psikologis
● Berkurangnya rasa percaya diri
● Menjadi mudah marah
● stres
● sulit berkonsentrasi, dan menjadi penyendiri.
Gejala fisik
● Sulit tidur
● Badan gemetar
● Mengeluarkan keringat secara berlebihan
● Otot menjadi tegang
● Jantung berdebar
● Sesak napas
● Lelah
● Sakit perut atau kepala
● Pusing
● Mulut terasa kering

3. Depresi
Depresi merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya terus-menerus merasa sedih. Berbeda dengan kesedihan biasa yang umumnya berlangsung selama beberapa hari, perasaan sedih pada depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Selain memengaruhi perasaan atau emosi, depresi juga dapat menyebabkan masalah fisik, mengubah cara berpikir, serta mengubah cara berperilaku penderitanya. Tidak jarang penderita depresi sulit menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Bahkan pada kasus tertentu, mereka bisa menyakiti diri sendiri dan mencoba bunuh diri.

Gejala psikologi
● Kehilangan ketertarikan atau motivasi untuk melakukan sesuatu.
● Terus-menerus merasa sedih, bahkan terus-menerus menangis.
● Merasa sangat bersalah dan khawatir berlebihan.
● Tidak dapat menikmati hidup karena kehilangan rasa percaya diri.
● Sulit membuat keputusan dan mudah tersinggung
● Tidak acuh terhadap orang lain.
● Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

Dampak depresi terhadap kesehatan fisik
● Gangguan tidur dan badan terasa lemah.
● Berbicara atau bergerak menjadi lebih lambat.
● Perubahan siklus menstruasi pada wanita.
● Libido turun dan muncul sembelit.
● Nafsu makan turun atau meningkat secara drastis.
● Merasakan sakit atau nyeri tanpa sebab.

 

 

Sosialisasi P5 (Bangunlah Jiwa Raganya)

  

Pengenalan Jingle

 

  

Aksi Projek 1 

Duta Anti Perundungan dan Agen Perubahan

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Devi Rovina, S.Pd. M.Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum wr.wb Kami ucapkan selamat datang di situs SMP Negeri 54 Batam ini. Bahwasanya kami sadar sepenuhnya dalam rangka memajukan…

Berlangganan
Banner